The Reds – Manajer The Reds Juergen Klopp menggunakan analogi membeli mobil ketika membahas rumitnya aktivitas transfer yang ia hadapi saat ini. Begini penuturannya.

Sejauh ini The Reds sudah mendapatkan Mohamed Salah dan Dominic Solanke. Klopp kabarnya masih menaruh minat pada pemain tengah RB Leipzig Naby Keita dan bek kiri Hull Andrew Robertson, tapi mengaku harus menghadapi rumitnya bursa transfer.

“Kami praktis sudah memenuhi segala yang diminta, tapi pada akhirnya ini semua adalah urusan bisnis,” ujar Klopp seperti dilansir Sky Sports.

Klopp kemudian memberi penjelasan lebih lanjut seputar situasi yang sedang ia hadapi sekarang lewat sebuah analogi hendak membeli mobil.

“Anda melihat mobil yang seumur hidup sudah Anda idamkan,” ujar Klopp. “Anda bilang, ‘Ini uangnya’, tapi si penjual menjawab, ‘Saya tak mau menjual mobil ini’. Anda masih bersikeras, ‘Tapi saya punya uangnya’, hanya untuk dijawab si penjual, ‘Saya tak mau menjual’. Mereka kemudian bilang, ‘Pilih mobil lain dengan warna berbeda’, tapi Anda masih bersikeras, ‘Tak usah, saya mau yang ini’.”

“Hal semacam itu terjadi dalam kehidupan, tak cuma dalam sepakbola. Sederhana saja. Anda bisa membayangkan sendiri. Bukannya kami melakukan sesuatu yang tak dilakukan klub lain, tak berarti kami lebih bodoh atau mereka lebih pintar. Kalau saya bisa memutuskan sendiri, kami sudah akan komplet sedari hari terakhir musim lalu. Tembak, selesai, ini tim barunya, terima kasih banyak. Tapi itu negeri impian,” tuturnya.

Sehubungan dengan itu, Klopp tahu persis betapa suporter bisa merasa kesal saat melihat klub kesayangannya tampak pasif di bursa transfer. Tetapi ia pun berharap mereka bisa memahami sulitnya berbisnis, khususnya di bursa transfer Inggris.

“Saya bisa bayangkan betapa hal ini, jika tak terlibat, membuat fans kesal. Mereka berpikir, ‘Ya Tuhan! Tak ada aktivitas di sini! Segalanya terjadi di sana!’ Kami tak boleh seperti itu,” kata Klopp.

“Saya tentu ingin seluruh pemain sudah ada di sini setidaknya pada hari pertama latihan. Tapi itu tak lagi memungkinkan dan mungkin memang sudah tak mustahil di dunia, terutama Inggris. Jadi apa artinya saya harus uring-uringan mengeluh? Saya membaca di Jerman bahwa di Bundesliga masih ada transfer sebesar 5 juta poundsterling. Anda bisa bayangkan itu terjadi di Inggris? Tak mungkin. Padahal kualitas (pemain) tak jauh beda.

“Di sini Anda seperti berada di sebuah lingkaran. Bukannya kami tak mau belanja tapi ini semua adalah mengenai bagaimana melakukannya dengan tepat,” ucap Klopp.

(krs/fem)


NO COMMENTS