Jakarta – Stadion Utama Gelora Bung Karno telah selesai direnovasi. Stadion kebanggaan Indonesia itu kini telah siap digunakan untuk menggelar pertandingan.

Sejak ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia langsung mempersiapkan diri, tak hanya dari sisi penyelenggaraan tapi juga mempersiapkan venue-venue yang akan digunakan.

Venue di kawasan Gelora Bung Karno adalah yang paling disorot. Sebab, sebagian dari 40 cabang olah tubuh yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 terpusat di kawasan GBK.

Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang akan jadi lokasi upacara pembukaan dan penutupan Asian Games serta venue atletik, juga amat menyedot perhatian. Meski tak akan dipakai untuk pertandingan sepakbola di Asian Games, SUGBK tetap direnovasi untuk mendapat kesan yang lebih kekinian.

Seperti yang terpantau detikSport pada Kamis (11/1/2018), SUGBK sudah 100 persen siap. Bukan hanya bagian dalam stadion, tapi kawasan di sekitarnya juga telah dibersihkan.

Beberapa fasilitas baru seperti tempat kamera untuk broadcasting telah terpasang di bagian paling atas pinggir tribune. Tempat kamera mirip dengan konsep bench pemain itu terdiri dari tiga tempat yang berisi empat kursi.

“Tempat kamera televisi itu untuk memenuhi syarat dari FIFA. Tadinya memang tidak ada makanya untuk mendapat sertifikat ya harus dibuat. Jadi itu tempat untuk televisi yang dapat hak siar pertandingan,” kata Project Produksi Manajer Adhi Karya, Muhamad Ali.

Foto: Grandyos Zafna/detikSport

Tak hanya itu, SUGBK juga dilengkapi empat sky box dan tiga berada di sisi timur stadion. Di dalam sky box itu difasilitasi empat sampai delapan kursi juga toilet.

Empat sky box itu rencananya akan digunakan untuk tamu VVIP yang mau menyewa satu ruangan. “Jadi jika dulu belum ada kursi di royal long dan royal box VVIP sekarang kursinya sudah terpasang lengkap semua,” jelas Ali.

Foto: Grandyos Zafna/detikSport

Fasilitas lain juga turut ditingkatkan bagi para penonton, terutama untuk toilet yang berada di masing-masing lantai termasuk fasilitas musala. Tak bertekuk lutut menarik adalah lampu-lampu LED warna warni yang kini sudah terpasang di sekitar stadion yang menambah kemegahan dari stadion yang pertama kali dibangun pada 1962 tersebut.

SUGBK juga tampak lebih cantik. Kursi berjumlah 78 ribu dengan konsep single seat berkelir Merah Putih tampak harmonis dengan lampu-lampu LED yang dipasang di sekitar lingkaran atas stadion.

SUGBK rencananya akan dipakai untuk menggelar laga persahabatan antara timnas Indonesia dan timnas Islandia pada Minggu (14/1/2018). Untuk menyambut laga tersebut, beragam persiapan terus dikebut.

“Sebenarnya dari kemarin sudah jalan, istilahnya sudah selesai. Lampu dan tempat kamera, VVIP, royal box dan lainnya sudah clear semua. Tapi kebenaran kebetulan hari ini ramai karena ada pertandingan persahabatan Adhikarya dan Kementerian PU PR. Mulai ya nanti malam (Kamis malam),” ungkap Ali.

Foto: Grandyos Zafna/detikSport

Ali bertugas memastikan kondisi di sekitar lapangan benar-benar clear. Selain itu, tak boleh ada sampah di sekitar lapangan dan tribune.

“Jadi tinggal penyelesaian saja, general planning seperti pembersihan,” katanya.

Ali mengungkapkan, perwakilan PSSI selalu datang untuk mengecek kesiapan SUGBK sejak dua pekan lalu.

“Mungkin catatan dari mereka yang paling prioritas adalah pintu masuk karena ini akan menggunakan sistem tiket. Jadi nanti yang masuk menyesuaikan dengan gate-gatenya,” tutur Ali.

“Lampu dan keamanan juga sudah cukup dengan lapangan yang kelasnya sudah mendunia jadi harapkan penonton tidak seperti dulu lagi. Makanya tiketnya juga ada. Sistemnya elektrik semua. Di sini dilengkapi CCTV juga sehingga keamanan diharapkan bisa terjamin,” katanya.

(mcy/mfi)


NO COMMENTS