Jakarta – Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menegaskan PSSI akan tunduk terhadap aturan yang berlaku terkait KITAS pemain dan pelatih asing di Liga 1. Dia juga mengapresiasi pendampingan dari pemerintah.

Polemik KITAS/ITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) sudah mulai mencair. PSSI, Badan Sport Profesional Indonesia (BOPI), PT Liga Indonesia Baru (LIB), Kementerian Ketenagakerjaan, dan Imigrasi telah saling berbagi resolusi untuk menyelesaikannya secara cepat.

Sebelumnya, BOPI mengungkap bahwa pelaku sepakbola asing di Indonesia belum memiliki KITAS, yang berbuntut pada pelanggaran aturan. Dalam hal ini, seharusnya pemain tak bisa merumput sebelum mengajukan izin ke pemerintah.

Dalam pertemuan dengan pihak-pihak kepemerintahan terkait dengan masalah ini, pria yang akrab disapa Jokdri menegaskan bahwa PSSI akan tunduk dengan aturan yang ada di Indonesia.

“Kami (PSSI) menyatakan tunduk pada aturan. Pemain tanpa KITAS akan ditindaklanjuti,” kata Jokdri di gedung Kementrian Ketenagakerjaan, Kamis (20/4/2017).

Tak kunjung hadirnya KITAS untuk pesepakbola asing di Indonesia pun ternyata terjadi kesalahpahaman. Sebenarnya, hal yang perlu dikejar terlebih dahulu adalah pengajuan IMTA (Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing), yang nantinya berlanjut keluarnya KITAS.

“Kita melihat ke depan, dengan terobosan-terobosan yang jalan keluarnya dicari bersama. Kita lihat ada proses dan pendampingan yang cepat. Ini juga bisa jadi konsen temen-temen di klub untuk tidak ganti-ganti pemain dengan cepat,” tegasnya.

(fem/fem)


NO COMMENTS