Jakarta – Persib Bandung tak masuk dalam 15 klub yang menuntut transparansi PT Liga Indonesia Baru. ‘Maung Bandung’ malah dituding jadi anak emas kompetisi.

Sebelumnya, sebanyak 15 klub yang tergabung dalam Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia (FKSPI) menuntut kepada LIB untuk transparan baik dari segi bisnis, teknis dan legalitas. Bahkan mereka sempat mengancam mogok dari kompetisi jika tuntutan tersebut tak dipenuhi oleh LIB.

Dari 15 klub itu, tak ada nama Persib di dalamnya. Selain Persib, PS TNI dan Bali United juga tidak termasuk. Ada dugaan Persib tak diundang bergabung 15 klub tersebut karena dianggap sebagai anak emas di kompetisi.

Misalnya, penghapusan aturan penggunaan pemain U-23 dilakukan setelah Persib tersendat. Kemudian pemberlakuan Marquee Player di awal musim, setelah ‘Pangeran Biru’ merekrut Michael Essien.

Manajer Persib Umuh Muchtar tak terima dengan anggapan ini.

“Siapa yang bilang Persib dianakemaskan? Itu namanya kejahatan dan tidak sopan,” kata Umuh usai pertemuan dengan PSSI dan PT LIB.

Pertemuan PSSI dan LIB dengan 17 klub Liga 1 minus Perseru Serui digelar di Hotel The Sultan, Jakarta, Selasa (10/10/2017). Menurut Ketum PSSI Edy Rahmayadi masalah itu telah beres dan hanya miss komunikasi semata.

Umuh pun punya alasan tersendiri tidak masuk dalam 15 klub itu. Dia menilai Persib selama ini telah menjalani kompetisi sesuai peraturan.

“Coba bicara sama saya di mana Persib dianakemaskan? Tidak ada itu semua,” cetusnya.

(ads/raw)


NO COMMENTS